Seminar Hasil Riset dan Peneliti Terbaik 2020

Foto untuk : Seminar Hasil Riset dan Peneliti Terbaik 2020

Balai Riset Budiaya Ikan Hias (BRBIH) menyelenggarakan kegiatan Seminar Hasil Kegiatan Riset Tahun Anggaran 2020 pada Rabu (23/12). Kegiatan seminar hasil penelitian merupakan tahapan akhir kegiatan penelitian yang dilaksanakan oleh peneliti sebagai bentuk penyampaian hasil dan pertangungjawaban atas kegiatan penelitian yang telah dilakukan. Pada tahun 2020 komoditas ikan hias yang menjadi fokus penelitian diantaranya Arwana Super Red, Tiger Fish, Rasbora, Betta rubra, Tanaman Hias Air, Karang Hias dan Gurame Padang.

Seminar Hasil Kegiatan Riset tahun 2020 ini dilaksanakan cukup berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini dilakuan dengan 2 cara, yaitu daring dan luring. Kegiaatan secara luring dilaksanakan di Aula Gedung Reikka I BRBIH, tentunya dengan meneraplan protokol kesehatan yang ketat. Sedangkan secara daring dilakukan dengan Zoom virtual meeting diikuti oleh semua peneliti BRBIH. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Pusat Riset Perikanan, Kepala Balai Riset Budidaya Ikan Hias, Pejabat struktural BRBIH, tim evaluator dan peneliti BRBIH.

Pada acara ini kepala BRBIH, Dr. Idil Ardi melaporkan bahwa terdapat 7 (tujuh) output penelitian pada tahun 2020 telah dapat direalisasikan dengan baik. Output penelitian yang dimasud terdiri atas 2 (dua) paket data dan informasi, 4 (empat) paket teknologi hasil riset dan 1 (satu) paket produk biologi. Setelah menyampaikan laporan dilanjutkan dengan membarikan penghargaan kepada peneliti-peneliti terbaik di lingkup BRBIH pada tahun 2020 ini. Peneliti yang mendapatkan penghargaan adalah Dr. Media Fitri Isma Nugraha sebagai peneliti dengan terbitan Karya Tulis Ilmiah (KTI) terbanyak. Sedangkan untuk kategori Penanggung Jawab Riset Terbaik di lingkup BRBIH diberikan kepada Rendy Ginanjar, M.Sc

Acara seminar hasil penelitian BRBIH dibuka langsung oleh Kepala Pusat Riset Perikanan, Yayan Hikmayani, M.Si dalam arahannya menjelaskan bahwa hasil-hasil riset ikan hias yang telah dilaksanakan oleh BRBIH ini dapat diaplikasikan dan dikenal ke masyarakat secara luas. “Bagaimana masyarakat bisa mengenal BRBIH?, tentu masyarakat dan pembudidaya ikan hias akan lebih mengenal BRBIH terutama melalui aplikasi  hasil-hasil riset yang dapat memberikan solusi permasalahan yang dihadapi dan dapat meningkatkan perekonomian mereka” tutur Yayan.

Selain itu Yayan Hikmayani, M.Si juga berharap potensi ikan hias ini dapat dimanfaatkan menjadi peluang bisnis dengan bekerjasama dengan instansi lain. Yayan mengatakan “Ikan hias memiliki potensi yang diharapkan bisa dikembangkan menjadi peluang bisnis dukungan kearah tersebut bisa saja dilakukan melalui kerja sama dengan pendanaan LPMUKP atau menggaet mitra kerja sama lain seperti koperasi.

Setelah mendapat arahan dari Kepala Pusat Riset Perikanan dan pemberian penghargaan acara dilanjutkan dengan pemaparan oleh masing-masing pemakalah. Pemaparan oleh pemakalah dilakukan secara parallel dan langsung ditanggapi oleh tim evaluator yaitu Prof Rudhy Gustiano, M.Sc dan Prof Mas Trijoko Sunarno, M.S. Dari hasil evaluasi yang dilakukan menunjukkan bahwa riset yang dilakukan oleh BRBIH pada 2020 ini sudah berjalan dengan baik.

 

e-Pegawai KKP
Peniliti Lipi